Yesus Sang Roti Hidup (Yoh. 6: 47-51)


Yoh. 6:47-51
Salam untuk kita semua..
horas...
selamat pagi
firman Tuhan yang akan kita dengarkan pada pagi hari ini terambil dari Yohanes 6:47-57. Mari kita baca secara berganti-gantian.
Seluruh ciptaan Tuhan yang merupakan makhluk hidup membutuhkan yang namanya makanan. Makanan dikomsumsi oleh makhluk hidup untuk pertumbuhannya. Tanpa makanan makhluk hidup akan kelaparan, mengurus dan bahkan mati. Semua ini diperlukan oleh tubuh jasmani makhluk hidup ini baik hewan, tumbuh-tumbuhan maupun manusia. Demikianlah tubuh jasmani, bagaimana dengan kerohanian apakah ia juga membutuhkan makanan? Firman Tuhan dipagi hari ini juga berbicara mengenai makanan yaitu roti. Tema yang saya ambil dari nats ini adalah "Yesus Sang Roti Hidup". Pada injil Yohanes dituliskan tanda-tanda dan pengajaran dari Tuhan Yesus. Tanda tersebut adalah Mujizat. Namun Yohanes menggambarkan Mujizat sebagai tanda. Pada pasal 6, Yesus memberikan suatu tanda dimana Ia melakukan mujizat yaitu memberi makan lima ribu orang hanya melalui lima roti dan dua ikan. Peristiwa ini membuat seluruh penduduk tercengang-cengang. Akibat tanda ini banyak orang yang mencari Yesus sampai Kapernaum, mereka berbondong-bondong untuk menemui Dia dan hendak menjadikan Dia raja (6:15). Maka Yesus mengetahui motivasi orang-orang yang mengejar Dia hanya karena ingin kenyang (6:26). Namun Yesus menentang mereka dengan mengatakan bekerjalah bukan untuk makanan yang dapat binasa, tetapi untuk makanan yang dapat bertahan sampai hidup yang kekal yang diberikan oleh Anak Manusia. Mereka meresponi perkataan Yesus dengan membandingkan Dia dengan Musa. Maka Yesus menjawab dengan mengatakan bahwa roti yang diberikan Musa adalah dari Allah dan setiap orang yang makanannya akan lapar lagi. Tetapi Yesus sendiri mengatakan bahwa Ialah roti hidup dan barang siapa datang kepadaNya ia tidak akan lapar lagi (6:35). Dan ungkapan ini diucapkan Tuhan Yesus sebanyak tiga kali.
Nats ini akan saya bagi menjadi 2 bagian:
Pertama, kepercayaan membawa kepada hidup yang kekal. Yesus menegaskan kepada orang-orang yang mengikutinya bahwa barang siapa percaya kepada Dia akan memperoleh hidup yang kekal. Jadi usaha untuk memperoleh hidup yaang kekal hanya dengan mempercayai Yesus bukan karena hal-hal yang lain. Dari nats ini, kita menemukan doktrin keselamatan.
Kedua, Yesus adalah roti hidup. Pada bagian ini Yesus secara tegas mengatakan bahwa Ia adalah roti hidup. Dalam bahasa Yunani Ego emi artos. Ini merupakan ungkapan langsung yang diucapkan Tuhan Yesus kepada orang-orang yang mengikutiNya. Kalimat ini memiliki makna yang dalam dimana secara tidak langsung Yesus Kristus mengatakan bahwa dirinya sumber kehidupan. Sebab roti adalah makanan pokok orang Yahudi dimasa itu dan sumber kehidupan. Tanpa roti apa yang akan mereka makan? Karena itu adalah makanan pokok mereka. Pada ayat 50-51, Yesus Kristus mengatakan bahwa Ia adalah roti yang turun dari Sorga, dengan istilah lain Dia berasal dari Allah Bapa atau menurut kepercayaan Yahudi adalah Yahweh. Bukan hanya itu, siapa yang mengkomsumsinya tidak akan mati dan akan hidup selama-lamanya. Sebab yang Ia berikan adalah dagingNya dan diberikan untuk kehidupan dunia. Ayat ini jelas-jelas menunjukkan bahwa Yesus adalah kehidupan kekal untuk dunia. Hal ini menggambarkan tentang pengorbanan diri Yesus dikayu salib untuk manusia.
Jadi jelas visi Yesus Kristus dinyatakan pada bagian ini. Bagaimana aplikasinya dalam kehidupan kita?
Kita sebagai hamba Tuhan yang akan mengajar para jemaat Tuhan harus sungguh-sungguh menekankan hal ini. Dimana secara jelas Yohanes mengatakan kembali ungkapan Yesus bahwa Yesus adalah roti hidup dan siapa yang percaya kepadaNya ia akan memperoleh hidup yang kekal. Sebelum kita mengajarkan kepada jemaat bagaimana dengan diri kita apakah sungguh-sungguh menyakini Yesus sumber kehidupan kita? Ingat , tidak ada sumber kehidupan lain selain Yesus, baik itu harta, jabatan, kepandaian kita, dan lain-lain, tanpa Yesus semua mati.  Jadi, marilah kita terlebih dahulu menyakini-Nya dan mengimani-Nya sehingga ketika kita mengajarkannya kita dapat menyampaikannya penuh dengan keyakinan. Lihatlah banyak jemaat yang lapar yang tidak tahu di mana sumber kehidupannya, di mana roti hidupnya. Banyak jemaat yang sekarat, kerohaniannya mengurus dan menuju kepada kamatian, biarlah kita menyadari hal ini dan semangkin giat memberi tahukan bahwa Yesuslah sumber kehidupan. Melalui Firman Tuhan ini marilah kita sungguh-sungguh menjalankan tugas panggilan kita menjadi hamba Tuhan dengan gemar memberitakan kabar ini kepada setiap orang. Ingat hanya Yesuslah roti hidup dan sumber keselamatan dan hidup yang kekal bukan yang lain, diluar Yesus yang ada hanyalah kematian.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

THE GOSPEL OF CHRIST, THE GOSPEL OF THE TRUTH (GALATIANS 1:8-9)

FREEDOM IN THE SPIRIT (Romans 8: 1-4)

PANGGILAN SORGAWI DARI ALLAH DALAM KRISTUS YESUS (Filipi 3:1-16)